Thursday, September 27, 2012

5 Tahapan Pengembangan Perangkat Lunak



1.Communication : Pengembang perangkat lunak melakukan pendekatan komunikasi dengan kostumer yang akan menggunakan perangkat lunak untuk mendapatkan ide-ide spesifikasi perangkat lunak yang di butuhkan.

2.Planning : Pengembang perangkat lunak mendiskusikan tentang perencanaan kegiatan yang perlu di lakukan seperti lamanya pembuatan program dan berapa banyak programmer yang di butuhkan dengan memperhatikan resiko-resiko yang harus di antisipasi.

3.Modeling : Pada pembuatan model perangkat lunak, membantu pada tahap perancangan, modeling harus mengacu pada communication dan planning.

4.Construction : Construction gabungan dari penulisan kode pemograman dan dan pengujian untuk mencari dan memperbaiki error yang ada.

5.Deployment : Langkah terakhir dari pengembangan perangkat lunak yang di kembangkan lalu perangkat lunak di instal dan di uji coba pada kantor kostumer

1). Apa pentingnya memahami 5 tahapan tersebut ?
Karena pada proses frameworking kelima tahap tersebut adalah dasar bagi proses perangkat lunak yang lengkap dengan mengidentifikasi sejumlah kecil aktivitas kerangka kerja yang berlaku untuk semua proyek perangkat lunak,tanpa memandang ukuran atau kompleksitas.
-Pada communication aktivitas kerja ini melibatkan komunikasi dan kolaborasi dengan pelanggan(dan stake holder lainya) dan meliputi persyaratan pengumpulan dan kegiatan terkait lainya.
-Pada Planning : Aktivitas kerja ini menetapkan suatu rencana untuk rekayasa perangkat lunakyang menggambarkan tugas-tugas teknis yang akan dilakukan,resiko yang mungkin , sumber daya yang akan dibutuhkan,pekerjaan produk yang harus dihasilkan,dan jadwal kerja.
-Pada Modeling : Aktivitas kerangka kerja ini meliputi pembuatan model yang memungkinkan pengembangan (developer) dan client untuk memahami kebutuhan perangkat lunak (software requirement) dan desain untuk pencapaian requirement tersebut.
-Pada Construction : Aktivitas Kerangka Kerja ini menggabungkan kegiatan coding (baik manual atau otomatis) dan pengujian (testing) yang diperlukan untuk mengungkapkan kesalahan dalam code.
-Pada Deployment : Perangkat lunak (sebagai entitas lengkap atau selesai sebagian) diberikan kepada client dimana client yang akan mengevaluasi dan memberikan umpan balik berdasarkan evaluasi tersebut.
contohnya dalam pembuatan pengembangan system multi media dalam pendidikan

No comments:

Post a Comment